Informasi

Silahkan Mampir Ke Blog Saya, Maaf Kalau Blog Saya Banyak Kekurangannya, Dan Jangan Lupa Yah Kritik Blog Saya, Karena Kritik Dari Anda Adalah Salah Satu Motivasi Untuk Saya, Agar Blog Saya Bisa Jadi Maju Dan Sejahtera Di Dunia Internet :D

Terima Kasih

Rabu, 05 November 2014

Cara Mengeset DNS pada Linux Debian

Umumnya, kita melakukan searching ataupun browsing pastinya kita membuka situs berbagai macam. Seperti www.google.com, www.facebook.com, www.twitter.com, dan lain sebaginya. Sebenarnya di dalam situs-situs tersebut terdapat yang namanya nomor IP. Melainkan bukan alamat. Maka dari itu cara agar dapat menghafal alamat itu, gunakan yang namanya DNS atau Domain Name System. Fungsinya agar pengunjung situs mengetikkan alamat teks bukan nomor IP. silahkan dapat didownload Raihana-Cara Men-setting DNS pada Linux Debian.pdf

Kecanggihan & Kelebihan Photoshop CS6

Siapa tidak kenal Photoshop? Sebuah aplikasi grafis terlaris didunia. Saat ini sudah sampai di versi 13 atau CS6. Dibanding versi sebelumnya yakni CS5, ada beberapa fitur dan kelebihan baru di CS6 seperti : crop tool, oil painting, efek bookeh dan video editing :).
Berikut adalah beberapa kecanggihan Photoshop CS6.
Download Tulisan Lengkap: 27TutorialPhotoshopcs6.pdf
Download Tulisan Lengkap: buku-adobe-cs3.pdf
Semoga bermanfaat!!! Dunia tanpa desain akan MATI…

Pengenalan Debian dan Cara Instalasinya

Debian adalah sebuah sistem operasi bebas, keluaran dari Linux yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak pengembang Debian yang tergabung dalam proyek Debian. Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya  menggunakan kernel Linux, sehingga popular dengan nama Debian GNU/Linux. Debian GNU/Linux adalah basis distribusi lainya termasuk Knoppix, Linspire, Linux Mint, Backtrack, MEPIS, Xandros, dan keluarga Ubuntu.
Debian juga terkenal dengan sistem manajemen paketnya(khususnya apt), dengan kebijakan yang tegas untuk pengeluaran paket dan kualitasnya, hal ini memudahkan kita untuk meng-upgrade atau meng-install paket.
Download Tulisan Lengkap: Raihana-Pengenalan Debian dan Cara Install-nya.pdf

Sejarah Sistem Operasi Komputer Windows

Microsoft Windows atau kita sering menyebutnya Windows merupakan jenis sistem operasi yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft. Windows juga salah satu jenis sistem operasi yang populer digunakan oleh masyarakat dunia. Tetapi tahukah anda sejarah perkembangan sistem operasi ini ? pada postingan kali ini aku akan berbagi mengenai sejarah sistem operasi windows.
Download Tulisan Lengkap: Reza-Sejarah windowsReza-Sejarah-sistem-operasi-windows.pdf

VM Virtual Box dan Cara Menginstalnya

Pembahasan kali ini saya akan sharing tentang penggunaan salah satu software virtualisasi yaitu Oracle VM VirtualBox. Menurut saya  Oracle VM VirtualBox memiliki kualitas yang lebih baik dengan spesifikasi host dan spesifikasi VM yang sama jika dibandingkan dengan Hyper-V, selain itu Oracle VM VirtualBox merupakan software gratis dan open source bila bandingkan dengan harga VMWare. Jika ragu kalian bisa bandingkan sendiri.

Seperti pada VMWare pada Oracle VM VirtualBox  kita juga dapat mencoba berbagai macam OS seperti Windows, Linux, MacOS, dll, sesuai yang kita inginkan tanpa harus mengganggu komputer kita sepenuhnya, Oracle VM VirtualBox juga tersedia untuk berbagai versi OS baik untuk versi 32 bit maupun 64 bit. dan untuk Software Oracle VM VirtualBox ini dapat kalian dapatkan di website resminya, yaitu

https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads

Instalasi Oracle VM VirtualBox ini sangatlah mudah, disini saya menggunakan sofware Oracle VM VirtualBox dengan seri “4.2.6”, dan selengkapnya dapat di unduh melalui link dibawah ini,
Alif Zulfa_VM Virtual Box dan Cara Menginstalnya

Android di PC Menggunakan VirtualBox

Bagi pengembang aplikasi android, pada umumnya menggunakan Android SDK Tools sebagai emulator perangkat Android pada PC. Selain mengguankan Android SDK Tools, Android juga dapat di coba di PC menggunakan VirtualBox. Saat ini telah tersedia porting Android untuk platform x86 sehingga bisa di install pada PC/netbook/laptop Anda dengan bantuan VirtualBox. Android pada VirtualBox sama seperti virtual machine (VM) lain, seperti Windows VM atau Linux VM. Melalui VM ini Anda dapat menikmati Android langsung dari PC atau laptop.
Sebelum mulai, diperlukan VirtualBox dan file ISO Android-x86. File ISO ini yang nantinya akan diinstal di dalam VM Virtualbox. VirtualBox dapat di diwnload di https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads dan file ISO Android-x86 dapat di download di http://www.android-x86.org/download.

Download Tulisan Lengkap: budidwi-androidvirtualbox.pdf

10 Tren Teknologi Menuju 2015

Perkembangan dunia teknologi dari tahun ke tahun terasa sangat begitu cepat, sebelum tahun 1940 awal terbentuknya teknologi yaitu Mesin Penghitung Elektronik (Electrical Counting Machines), tepatnya pada tahun 1890 hingga terjadi sampai sekarang perubahan teknologi sangatlah signifikan. Gejala ini menunjukkan kepada kita bahwa perubahan teknologi yang pesat juga berpengaruh kepada cara pandang dalam melihat masa depan, sehingga menjadi tantangan untuk menciptakan teknologi yang semakin berguna untuk kepentingan manusia.
Download Tulisan Lengkap: rauf-trentek2015.pdf

Membuat Konfigurasi Dasar Mikrotik Sampai Terhubung Ke Internet

Konfigurasi dasar pada mikrotik menentukan langkah-langkah selanjutnya yang akan kita lakukan kedepannya. Dengan konfigurasi yang benar akan memudahkan kita melanjutkan ke tahap konfigurasi selanjutnya. Tutorial ini saya buat sebagai pelengkap dari tutorial yang sudah ada banyak sekali di internet dan bisa anda download dengan mudah. Semoga apa yang saya tulis ini bisa bermanfaat bagi saya khususnya dan para pengguna internet umumnya yang tertarik pada dunia mikrotik :D
Download tulisan lengkap : budi-Membuat-Konfigurasi-Dasar-Mikrotik-Sampai-Konek-Ke-Internet.pdf

Belajar jaringan Komputer

Sebelumya mari kita pelajari tentang pengertian Jaringan komputer . Jaringan computer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memory, harddisk. Komunikasi: contohnya e-mail/ surat elektronik,instans messaging,chatting. Akses informasi: contohnya web browsing . Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan ( service ). Pihak yang meminta layanan disebut klien ( client ) dan yang memberikan layanan disebut pelayan ( server ).
Nah yang dimksud dengan perangkat jaringan lainnya tersebut misalnya switch,router,dll yang mungkin harganya terlalu mahal untuk ukuran pembelajaran pribadi, sebagai penggantinya yang kita butuhkan disini hanylah sebuah software untuk simulasi jaringan komputer. Software simulasi tersebut bernama packet Tracer.
Download Tulisan Lengkap: Belajar jaringan Komputer.zip

Kumpulan Modul Latihan Microsoft Office

Dalam mempelajari dunia computer, sangat erat kaitannya dengan modul latihan. Pembelajaran dalam dunia IT memang menuntut sesorang untuk harus langsung praktek atau latihan. Seperti halnya dalam pengajaran di sekolah, seringkali guru guru tik tidak memiliki bahan soal soal latihan yang memiiki tingkat kesulitan yang beragam. Mereka hanya mengandalkan satu contoh dari buku paket saja. Padahal dunia IT menuntut seorang siswa untuk banyak berlatih dengan contoh soal yang banyak dan berbeda pula. Untuk itu diharapkan modul soal soal ini menjadi pelengkap dan penambah bank soal latihan untuk anda yang sedang menggeluti pelajaran
Download Tulisan Lengkap: marurat-modulatihanoffice.doc

Minggu, 02 November 2014

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox



Mikrotik routerOS adalah sytem operasi yang dapat menghubungkan Ethernet – Ethernet berbeda yang dapat menjalankan router network.  Mikrotik ini dapat dibuka dengan Winbox, telnet, web based. Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara konfigurasi mikrotik melalui winbox.
Winbox adalah suatu software yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi mikrotik dengan menggunakan antarmuka grafis  (GUI) dengan mudah dan cepat. Kita tidak perlu menghafal perintah – perintah Console.  Winbox ini dapat menggunakan Command Line Interface ( CLI ).  Untuk mendapatkan winbox biss didownload di
Fungsi winbox ini adalah :
  • Dapat mengatur mikrotik router, dhcp, NAT , dll
  • Dapat  mengatur berapa banyak  bandwite yang akan di beri pada jaringan internet  atau client
  • Dapat mengatur blokir sebuah situs yang berbahaya
Langkah – langkah konfigurasi mikrotik dengan winbox  menggunakan GUI :
1.  Siapkan router OS yang akan di install.
2. Kemudian kita mulai mengistall Mikrotik router OS. Ini adalah tampilan awal sebuah mikrotik router OS.
165 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
3.Agar lebih mudah memahami gambar di atas, saya akan memberikan keterangan untuk gambar di atas.
  • perintah ‘p’ digunakan untuk tombol ke atas.
  • perintah ‘n’ digunakan untuk tombol ke bawah
  • perintah ‘q’ digunakan untuk membatalkn installasi dan merestart ulang
  • perintah ‘I’ digunakan untuk menginstall  paket mikrotik
  • perintah Space bar digunakan untuk menandai salah satu paket mikrotik
  • perintah ‘a’ digunakan untuk menandai semua paket mikrotik
4. Pilih paket utama atau lebih baik semua paket di install dengan menggunakan perintah ‘a’.
226 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
5. Setelah semua paket di tandai (mark), kemudian tekan ‘I’ untuk mulai installasi Mikrotik Router OS. Lalu tekan y.
320 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
6. Setelah proses installasi Mikrotik router OS, tekan enter untuk merestart ( reboot ) Mikrotik Router OS.
421 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
7. Setelah itu akan muncul tampilan log in seperti di bawah ini. Kemudian ketik ” admin” password “tidak usah di isi”  lalu tekan tombol enter
521 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
8. Setelah proses installasi selesai. Kemudian kita buka winbox.
622 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
9.Di tampilan winbox, masukkan ip Mikrotik pada kolom connect to. Kemudian login :  “admin”
 password : “kosong “ lalu klik connect
722 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
10. Proses login ke winbox
820 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
11. Tampilan utama setelah login kedalam WinBox
920 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
12. Kemudian kita membuat ip address. Klik IP kemudian pilih address.
1016 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
13. Ini adalah tampilan dari ip address. Kita dapat langsung memasukan ip address yang akan di gunakan.
  • Untuk menambah ip address  menggunakan tanda  +
  • untuk menghapus ip address menggunakan tanda
  • untuk mengaktifkan Ethernet menggunakan tanda √
  • untuk menonaktifkan Ethernet menggunakan tanda X
1117 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
14. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
1213 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
15. Ini daftar IP pada 2 ethernet
1313 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
16. Untuk membuat gateway. Kita klik IP lalu pilih Routers
1412 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
17. Kemudian isi gateway lalu klik apply lalu OK.
1510 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
18. Ini adalah hasil routing yang telah di setting.
166 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
19. Masukkan DNS primary dan secondary DNS. Kita dapat menggunakan 1 DNS tapi untuk memudahkan kinerja computer kita menggunakan 2 DNS. Kemudian klik apply lalu OK.
174 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
20. Kemudian kita membuat ip firewall NAT. klik IP pilih firewall
184 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
21. Pilih tab generalpada NAT Rule. Lalu isi chain : “srcnat” Out-interface=ether1 (Ethernet yang langsung terhubung ke internet)
193 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
22. Langkah terakhir pilih tab action isi dengan “masquerade”. Klik Apply dan OK.
202 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox

Penutup

Demikian artikel yang  saya buat ini menjelaskan tentang mikrotik menggunakan Graphic  User Interface (GUI) winbox.  jika ada yang kurang jelas atau kurang di pahami tulis komentar Anda di artikel ini. Semoga artikel saya bermanfaat bagi siswa-siswi dan masyarakat pada umumnya. Terima kasih.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Penghitungan IP Addres

IP Address merupakan alat yang digunakan agar paket data dapat mencapai tujuan. Di dalam Jaringan, pengiriman suatu paket data membutuhkan alamat sebagai identitas suatu data akan dikirimkan (Destination Address) dan berasal (Source Address). 
Agar unik setiap computer yang terkoneksi ke Internet diberi alamat yang berbeda. Alamat ini supaya seragam seluruh dunia maka pemberian alamat IP address diseluruh dunia diberikan oleh badan internasional Internet Assigned Number Authority (IANA), dimana IANA hanya memberikan IP address Network ID nya saja sedangkan host ID diatur oleh pemilik IP address tersebut. Contoh IP address untuk cisco.com adalah 202.93.35.9 untuk www.ilkom.unsri.ac.id dengan IP nya 202.39.35.9

Alamat yang unik terdiri dari 32 bit yang dibagi dalam 4 oktet (8 bit)
00000000  .  00000000  .  00000000 . 00000000
o 1                   o 2                   o 3       o 4

Ip address dibagi menjadi 2 bagian yaitu Network ID dan Host ID,
Network ID yang akan menentukan alamat dalam jaringan (network address), sedangkan Host ID menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara satu mesin dengan mesin lainnya. Ibaratkan Network ID Nomor jalan dan alamat jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumahnya
IP address dibagi menjadi kelas yaitu ;
1. Kelas A ( 1-126)
2. Kelas B ( 128 – 192)
3. Kelas C ( 192 – 223)
4. Kelas D (224 – 239)
5. Kelas E (240 – 255)
IP Address Private & Public
Jumlah IP Address sangat terbatas, apalagi jika harus memberikan alamat semua host di
Jaringan Local Area Network (LAN). 
Sehingga perlu dilakukan efisiensi dalam penggunaan IP Address. Konsep  subnetting IP
Address merupakan teknik yang umum digunakan di Jaringan Internet untuk efisiensi alokasi IP
Address dalam sebuah jaringan. 
Selain Konsep Subnetting, cara lain adalah dengan mengalokasikan beberapa IP Address
khusus yang digunakan untuk lingkungan LAN dikenal dengan IP  Private. Sedangkan IP
Address yang dapat dikenal di Internet dikenal dengan IP Public.
IP Private antara lain adalah :
ß  Class A: 10.0.0.0/8
ß  Class B: 172.16.0.0/16 s/d 172.31.0.0/15
ß  Class C: 192.168.0.0/24 s/d 192.168.255.0/24
 
 

Penghitungan Subnetting

Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast. Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.128.0.0
/9
255.192.0.0
/10
255.224.0.0
/11
255.240.0.0
/12
255.248.0.0
/13
255.252.0.0
/14
255.254.0.0
/15
255.255.0.0
/16
255.255.128.0
/17
255.255.192.0
/18
255.255.224.0
/19
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.255.240.0
/20
255.255.248.0
/21
255.255.252.0
/22
255.255.254.0
/23
255.255.255.0
/24
255.255.255.128
/25
255.255.255.192
/26
255.255.255.224
/27
255.255.255.240
/28
255.255.255.248
/29
255.255.255.252
/30
  
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 - 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
192.168.1.0
192.168.1.64
192.168.1.128
192.168.1.192
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.65
192.168.1.129
192.168.1.193
Host Terakhir
192.168.1.62
192.168.1.126
192.168.1.190
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.63
192.168.1.127
192.168.1.191
192.168.1.255
  
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.255.128.0
/17
255.255.192.0
/18
255.255.224.0
/19
255.255.240.0
/20
255.255.248.0
/21
255.255.252.0
/22
255.255.254.0
/23
255.255.255.0
/24
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.255.255.128
/25
255.255.255.192
/26
255.255.255.224
/27
255.255.255.240
/28
255.255.255.248
/29
255.255.255.252
/30
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 - 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0
172.16.64.0
172.16.128.0
172.16.192.0
Host Pertama
172.16.0.1
172.16.64.1
172.16.128.1
172.16.192.1
Host Terakhir
172.16.63.254
172.16.127.254
172.16.191.254
172.16.255.254
Broadcast
172.16.63.255
172.16.127.255
172.16.191.255
172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 - 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 - 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0
172.16.0.128
172.16.1.0
172.16.255.128
Host Pertama
172.16.0.1
172.16.0.129
172.16.1.1
172.16.255.129
Host Terakhir
172.16.0.126
172.16.0.254
172.16.1.126
172.16.255.254
Broadcast
172.16.0.127
172.16.0.255
172.16.1.127
172.16.255.255

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 - 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
10.0.0.0
10.1.0.0
10.254.0.0
10.255.0.0
Host Pertama
10.0.0.1
10.1.0.1
10.254.0.1
10.255.0.1
Host Terakhir
10.0.255.254
10.1.255.254
10.254.255.254
10.255.255.254
Broadcast
10.0.255.255
10.1.255.255
10.254.255.255
10.255.255.255
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x - 2
Konsep Subnetting
Tujuan Subnetting:
ß  Menghemat penggunaan IP Public.
ß  Mengurangi tingkat kongesti (kemacetan) komunikasi data didalam Jaringan.
ß  Mengatasi perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu network.
ß  Memecah Broadcast Domain.
Proses subnetting adalah 
“memindahkan” atau menggeser garis pemisah antara bagian network dan bagian host dari
suatu IP Address. 
Beberapa bit dari bagian host-ID dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian network-ID.
Network Address pada satu Jaringan Tunggal dipecah menjadi beberapa subnetwork. 
Proses Subnetting dapat membuat sejumlah network tambahan dengan mengurangi jumlah
maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.....

Pengertian IP Address dan Pembagian IP Address Berdasarkan Kelasnya (A,B,C)

Label:

  1. pengertian Ip address
IP address digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet sehingga merupakan sebuah sistem komunikasi yang universal karena merupakan metode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia.
IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address dapat dituliskan sebagai berikut xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx Jadi IP address ini mempunyai range dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111. Notasi IP address dengan bilangan biner seperti ini susah untuk digunakan, sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “notasi desimal bertitik”.
2. Pembagian Kelas IP Address
IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.
Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
  • Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
 Contoh: 8.254.129.11
  • Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0
 Contoh: 128.255.129.7
  • Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
Contoh: 192.168.1.10
  • Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
  • Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.
3. Perbedaan IP Private dan IP Public
  • IP private adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya tidak perlu diregistrasi sebab oleh router IP jenis ini tidak akan diteruskan kemana-mana. IP Private sesuai dengan kelasnya:
  1. Kelas A: 10.0.0.0-10.255.255.255
  2. Kelas B: 172.16.0.0-172.31.255.255
  3. Kelas C: 192.168.1.0-192.168.255.255
Sedangkan IP publik adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya harus diregistrasi (ke badan penyalur IP address tentunya, maksudnya supaya tidak bentrok) karena IP ini dapat berkeliaran di lalu lintas jaringan internet melewati router-routernya.


IP address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.

IP address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP address Setiap IP address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas host dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer/router di suatu jaringan host ID-nya harus Unik (harus berbeda dgn komputer yg lain).

Pembagian Kelas IP Address

Kelas A


Format: 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
Bit Pertama: 0
Panjang Net ID: 8 bit (1 oktet)
Panjang Host ID: 24 bit (3 oktet)
Oktet pertama: 0 - 127
Range IP address: 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)
Jumlah Network: 126
Jumlah IP address: 16.777.214

IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6

Kelas B


Format: 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
2 bit pertama: 10
Panjang Net ID: 16 bit (2 oktet)
Panjang Host ID: 16 bit (2 oktet)
Oktet pertama: 128 - 191
Range IP address: 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah Network: 16.384
Jumlah IP address: 65.534

Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.

Kelas C


Format: 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
3 bit pertama: 110
Panjang Net ID: 24 bit (3 oktet)
Panjang Host ID: 8 bit (1 oktet)
Oktet pertama: 192 - 223
Range IP address: 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx
Jumlah Network: 2.097.152
Jumlah IP address: 254

Host ID adalah 8 bit terakhi, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP address Tiga bit pertama IP address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.

Kelas D


Format: 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
4 Bit pertama: 1110
Bit multicast: 28 bit
Byte Inisial: 224-247
Deskripsi: Kelas D adalah ruang alamat multicast

Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.

Kelas E


Format: 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama: 1111
Bit cadangan: 28 bit
Byte inisial: 248-255
Deskripsi: Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental

Demikian ulasan tentang pembagian kelas IP address, semoga bermanfaat.

Cara Menghubungkan Client Ke Server Billing Explorer



Jika anda pengguna pertama sebuah Billing Explorer mungkin anda akan merasa bingung bagaimana cara menghubungkan Client ke Sever Billing Explorer.
Sebenarnya caranya cukup mudah yang kita butuhkan hanya IP dari komputer server.
Jika sudah mendapatkan IPnya sekarang tinggal anda menghubungkan client anda ke server.
1. Buka client 008 maka bacground akan berubah menjadi biru tertutup oleh billing masukan IP server ke kolom yang ada kemudian klik save & OK setelah itu close.
menghubungkan client ke sever

menghubungkan client ke sever

2. Sekarang klik menu admin#7 dan masukan pass 008 tekan enter.
menghubungkan client ke sever BEX

3. Pilih menu setting.
menghubungkan client ke sever billing Explorer

4. Masukan IP billing server, nomer client, pilihan login user dan otomatis shoutdown sesuai dengan keperluan.
Ingat nomer client harus berbeda dan IP server harus sama tiap komputer client.
menghubungkan client ke sever pada billing

5. Close dan masuk kembali ke admin#7 seperti di atas.
hubungkan client ke sever BEX

6. Pilih menu Administrator kali ini blok aplikasi atau program yang tidak dapat di jalankan oleh user seperti taskmanager,cmd,gpedit dan sistem penting lainnya.
Setelah itu klik run start-up dan lanjutkan dengan start-up win 7 bla bla bla.
Seteleh terlihat status ok pojok sebelah kiri klik close kemudian restart komputer anda.
client ke sever BEX

7. Jika tidak ada kesalahan maka Billing Explorer akan secara otomatis menutup Desktop komputer client seperti gambar di bawah ini.
Billing Explorer F12

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda